Kuis Kihajar Tahun 2018

By Erry 13 Nov 2018, 12:32:25 WIB Pendidikan
Kuis Kihajar Tahun 2018

Keterangan Gambar : Peserta Kuis KiHajar Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2018


UPT.TIKP KALBAR - Teknologi informasi dan komunikasi berkembang dengan pesat dari masa ke masa. Perkembangannya telah berdampak terhadap berbagai aspek kehidupan manusia mulai dari dunia industri, perbankan, kesehatan dan termasuk pendidikan. Perhatian pemerintah terhadap hal itu juga tinggi. Terbukti dengan dibentuknya Dewan TIK Nasional (DeTIKNas) oleh Presiden Reublik Indonesia tahun 2006. Dewan TIK Nasional bertugas merumuskan kebijakan dan implementasi penerapan TIK untuk seluruh aspek pemerintahan, salah satunya adalah penerapan TIK untuk pendidikan (e-Pendidikan). Anugerah Kihajar merupakan anugerah yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan. Malam Anugerah Kihajar 2018 dilaksanakan pada 12 Oktober 2018 di Hotel The Sultan Residence Jakarta Jl. Gatot Subroto Gelora Tanah Abang Jakarta Pusat.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyerahkan langsung Anugerah Kihajar kepada 6 gubernur dan 8 wali kota/bupati atau yang mewakili. Penghargaan diberikan kepada para kepala daerah atas kepedulian dan komitmennya terhadap pengembangan TIK untuk pendidikan dan kebudayaan di daerahnya masing-masing. “Tahun ini tahun yang ke-6 Kemendikbud memberikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintahan kabupaten/kota dan provinsi atas segala upayanya dalam membuat kebijakan, mengembangkan, serta mengimplementasikan TIK” jelas Kepala Pustekkom. Penganugerahan didahului pendaftaran dan pelengkapan berkas oleh Dinas Pendidikan provinsi, kabupaten atau kota pada bulan Juni hingga awal Oktober 2018. Proses kemudian berlanjut pada penilaian yang dilakukan pada bulan September hingga awal Oktober 2018. Tim juri yang menilai terdiri dari praktisi TIK, akademisi, perwakilan media, kalangan Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta kalangan internal Kemendikbud. Disamping itu, pemerintah juga mengembangkan program rumah belajar dan program pemerintah yang lainnya adalah Televisi Edukasi, yaitu suatu stasiun TV yang dikhususkan menyiarkan siaran-siaran pendidikan. Tujuannya adalah ikut mencerdaskan masyarakat melalui media televisi dan memfungsikan televisi sebagai fungsi pendidikan, bukan hanya sekedar berperan sebagai fungsi hiburan dan informasi saja seperti kebanyakan stasiun televisi yang ada saat ini. Dari sisi pemerintah daerah, juga mengarah ke hal yang sama. Dalam rangka “good governance”.

Setiap pemerintah daerah merencanakan, mengembangkan dan melaksanakan upaya-upaya penerapan TIK baik untuk keperluan pemerintahan secara umum, juga khusus untuk pendidikan. Begitu pula pada level tingkat satuan pendidikan baik perguruan tinggi, maupun sekolah menerapkan hal yang sama. Bahkan termasuk pada level individu (dosen, guru, maupun masyarakat secara pribadi). Kondisi ini patut didorong, dibina, dan ditingkatkan secara terus menerus melalui berbagai cara atau upaya. Salah satu upaya untuk mendorong percepatan dan peruluasan pemanfaatan TIK untuk pendidikan secara tepat guna, maka Pustekkom, Kemendiknas mengembangkan suatu kegiatan tahunan yang bernama “Kihajar (Kita Harus Belajar)” Secara umum tujuan “Kihajar” adalah untuk menumbuhkan budaya pengembangan dan pendayagunaan TIK dalam pembelajaran serta menumbuhkan budaya belajar dan berkompetisi untuk meraih pendidikan yang maksimal.

Secara khusus, “Kihajar” bertujuan untuk :

  • Memberikan penghargaan kepada masyarakat, pemerintah daerah, dan praktisi pendidikan yang telah berpartisipasi dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan/pelatihan melalui pendayagunaan TIK.
  • Mendorong pengembangan kebijakan yang berpihak pada pendayagunaan TIK untuk pendidikan
  • Meningkatkan peran serta pemerintah, masyarakat dan praktisi pendayagunaan TIK untuk pendidikan.
  • Menumbuhkan kemandirian bangsa dalam mengembangkan dan memanfaatkan TIK untuk pendidikan.
  • Menumbuhkan budaya pendayagunaan TIK dalam pendidikan.
  • Menumbuhkan individu-individu inovatif dan kreatif dalam pengembangan potensi TIK di kalangan siswa.
  • Mengembangkan potensi siswa menjadi pribadi yang terampil, kreatif dan berdaya saing tinggi.
  • Memperkaya referensi bahan belajar berbasis TIK untuk menunjang peningkatan kualitas pendidikan Indonesia

ANUGRAH KIHAJAR UNTUK KEPALA DAERAH

Dalam perhelatan Kuis Ki Hajar terdapat Anugerah penghargaan Kepala Daerah yang peduli TIK di bidang pendidikan. Tentunya kreteria dalam penetuan penerimaan anugrah penghargaan Kepala Daerah dapat dibuktikan dengan indikator sebagai berikut :

  1. Pidato atau arahan Kepala Daerah tahun 2017 dan 2018 yang mendorong pendayagunaan TIK untuk Pendidikan/Kebudayaan;
  2. Rencana pengembangan TIK untuk pendidikan/ kebudayaan di dalam dokumen Grand design dan Master Plan (rencana strategis/renstra) daerah;
  3. Perda yang menjadi landasan pengembangan dan pendayagunaan TIK untuk pendidikan/ kebudayaan;
  4. Pembentukan lembaga, satuan tugas, tim yang khusus menangani TIK untuk pendidikan/ kebudayaan;
  5. Alokasi anggaran pendidikan/kebudayaan bagi pengembangan TIK untuk pendidikan/kebudayaan;
  6. Program pengembangan infrastruktur TIK untuk pendidikan/kebudayaan oleh Pemda/Dinas Pendidikan;
  7. Program pengembangan SDM dalam pendayagunaan TIK untuk pendidikan/kebudayaan oleh Pemerintah Daerah/Dinas Pendidikan;
  8. Program peningkatan efisiensi dan efektivitas manajemen sekolah oleh Pemerintah Daerah /Dinas Pendidikan;
  9. Program tertentu yang diselenggarakan dalam rangka mendorong pendayagunaan TIK untuk pendidikan/kebudayaan (lomba, seminar, lokakarya, pameran, penghargaan, dll);
  10. Kerja sama dengan lembaga atau instansi lain, baik dalam atau luar negeri dalam pengembangan TIK untuk pendidikan/kebudayaan;
  11. Prosentase guru yang telah mendapatkan pelatihan TIK untuk pendidikan;
  12. Integrasi aplikasi (lintas aplikasi) layanan pendidikan/kebudayaan baik e-administrasi maupun e-pembelajaran;
  13. Prosentase sekolah rintisan yang telah memanfaatkan TIK untuk pembelajaran;
  14. Jumlah sekolah di daerah terpencil/terluar/terbelakang (3T)/layanan khusus yang telah mendapat bantuan untuk peningkatan mutu pendidikan dengan TIK;
  15. Persentase sekolah yang sudah menyelenggarakan UNBK;
  16. Prestasi di bidang pendidikan yang diraih oleh siswa, guru, kepala sekolah, dan sekolah berskala nasional dan internasional;
  17. Kegiatan-kegiatan pendidikan atau pelatihan yang telah dilakukan dengan menggunakan TIK untuk pendidikan dan kebudayaan secara online dan pelaksanaan Trainning of Trainner (TOT) bagi daerah lain;
  18. Jumlah sekolah yang termasuk kategori sekolah berintegritas;
  19. Kegiatan pendataan terkait pendidikan dan kebudayaan yang terintegrasi dengan DAPODIKBUD;
  20. Aplikasi e-sekolah;
  21. Digitalisasi dokumen kebudayaan;
  22. Kebijakan dan Anggaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB);
  23. Program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB);
  24. Pengembangan kanal multimedia konten kebudayaan

DAFTAR PENERIMA ANUGERAH KIHAJAR 2018 PENGHARGAAN KIHAJAR BAGI KEPALA DAERAH PEDULI TIK UNTUK PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN, sebagai berikut : 

  1. Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat Utama Tingkat Provinsi.
  2. Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur Utama Tingkat Provinsi.
  3. Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara Madya Tingkat Provinsi.
  4. Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Khusus Tingkat Provinsi.
  5. Pemerintah Daerah Provinsi Bali Khusus Tingkat Provinsi.
  6. Pemerintah Daerah Kota Bandung Utama Tingkat Kotamadya.
  7. Pemerintah Daerah Kota Surabaya Utama Tingkat Kotamadya.
  8. Pemerintah Daerah Kota Balikpapan Madya Tingkat Kotamadya.
  9. Pemerintah Daerah Kota Malang Madya Tingkat Kotamadya.
  10. Pemerintah Daerah Kota Gorontalo Pertama Tingkat Kotamadya.
  11. Pemerintah Daerah Kota Singkawang Pertama Tingkat Kotamadya.
  12. Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi Khusus Tingkat Kotamadya.
  13. Pemerintah Daerah Kabupaten Gunung Kidul Madya Tingkat Kabupaten
  14. Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman Pertama Tingkat Kabupaten
  15. Pemerintah Daerah Kabupaten Pakpak Bharat Pertama Tingkat Kabupaten
  16. Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan Khusus Tingkat Kabupaten

KUIS KIHAJAR

Kuis Kihajar (Kita harus belajar) merupakan ajang kempetisi untuk siswa SD/SMP/SMA (sederajat) di seluruh Indonesia. Yang bertujuan untuk mengukur kemapuan akademis melalui pendayagunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan pemanfaatan Televisi Edukasi dan Suara Edukasi. Kuis Kihajar juga merupakan salah satu ajang mensosialisasikan pemanfaatan siaran TV Edukasi, Suara Edukasi, streaming, Video on Demand. Pelaksanaan Kuis Kihajar Tahun 2018 terdiri dari Kuis Kihajar Harian, Kuis kihajar Tingkat Provinsi dan Kuis Kihajar Tingkat Nasional. Pada tahun 2018 UPT. TIKP tepatnya pada tanggal 4 dan 5 September 2018 kembali memfasilitasi kegiatan Kuis Kihajar Tingkat Provinsi di Kalimantan Barat, Kuis ini diikuti sebanyak 150 peserta didik dari tingkatan pendidikan SD/SMP/SMA, di mana masing-masing jenjang pendidikan diikuti oleh 50 Peserta didik yang berasal dari Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak. Untuk dapat mengikuti kuis Kihajar para peserta harus mendaftar secara online yang dipandu langsung oleh tim dari Pustekkom. Penilaian hari pertama diambil dari tes akademik dengan nilai tertinggi dan waktu tercepat, dan diambil 3 orang peringkat tertinggi untuk masing masing jenjang pendidikan SD/SMP/SMA. Untuk hari kedua peserta menyerahkan materi persentasi yang merupakan tayangan program TV dari berbagai sumber laman dari tve.kemdikbud.go.id atau dari chanel youtube TV edukasi yang selanjutnya dipresentasikan di depan yuri dengan waktu 15 – 20 menit.

Hasil yang diperoleh pada Kuis Kihajar tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2018 adalah sebagai berikut :

Jenjang Sekolah Dasar :

1. Sunny rizky SD Muhamadiyah 2 dengan nilai 163,93  memperoleh hadiah sebesar Rp1.875.000
2. Sarah Risda SD Muhamadiyah 2 dengan nilai 156,91 memperoleh hadiah Rp1.250.000
3. Nasywa Ashila SDN 3 Pontianak dengan nilai 156,47 mempeoleh hadiah Rp625.000

Jenjang Sekolah Menengah Pertama :

1. Aisyah Rania SMP 1 muhamadiyah dengan nilai 166,07 memperoleh hadiah Rp1,875.000
2. Zidan Adhyaksa SMP Muhadiyah 1 dengan nilai 154,67 memperoleh hadiah Rp1.250.000
3. Giodanno Limin SMP Bina Mulia dengan nilai 153,03 memperoleh hadiah Rp625.000

Jejang Sekolah Menengah Atas :

1. Giovanny Limin SMA Bina Mulia dengan nilai 169,13 memperoleh hadiah Rp1.875.000
2.  Venessa Kristin SMK Imanuel dengan nilai 168,4 memperoleh hadiah Rp1.250.000
3. Berliana Adinda SMA 3 Pontianak dengan nilai 162,37 memperoleh hadiah Rp625.000

Dan berdasarkan pemenang Kuis Kihajar Tingkat Provinsi Kalimantan Barat diikutsertakan dalam kompetisi Kuis Kihajar Tingkat Nasional di Jakarta pada tanggal 9-13 Oktober 2018. Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2018 Kuis Kihajar Tingkat Nasional diwakili oleh :

1. Sunny Rikzky Anugrah dari SD Muhammadiyah 2 Pontianak
2. Aisyah Rania SMP Muhamadiyah Pontianak dan
3. Giovanny Limin dari SMA Bina Mulia Pontianak

Keikutsertaan para siswa tersebut telah memberikan hasil yang sangat memuaskan untuk membawa nama Provinsi Kalimantan Barat pada tahun ini, atas nama Giovanny Limin di tahun 2017 yang bersangkutan telah mengikuti Kuis Kihajar Tingkat Nasional masuk Peringkat ke 27, di tahun 2018 memperoleh peringkat 1 untuk tingkat SMA, Sedangkan untuk tingkat SMP masuk Peringkat 19, dan tingkat SD masuk Peringkat 11. Semoga Provinsi Kalimantan Barat di tahun selanjutnya dapat meningkatkan prestasi dan mempertahankan prestasi yag telah diraih pada tahun ini. Diharapkan untuk tahun tahun mendatang penyelenggaraan Kuis Kihajar dapat lebih banyak lagi diikuti oleh para siswa di semua jenjang dari seluruh kabupaten kota di Provinsi Kalimantan Barat dan bagi yang ingin mengetahui lebih jelas tentang Kihajar disilahkan untuk mengunjungi laman http://kihajar.kemdikbud.go.id (Yusmarni/Matius).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment